Pengertian Keluarga Menurut Para Ahli

Menurut Kuliahpendidikan.com terdapat beberapa pengertian keluarga yang di kemukakan olah para ahli dan juga setruktur keluarga. seperti yang akan dijelaskan dibawah ini.

Pengertian Keluarga Menurut Para Ahli

Pengertian Keluarga

1. Hanson (1996)

Keluarga adalah sekelompok atau lebih orang yang saling bergantung untuk menerima dukungan emosional, fisik, dan ekonomi.

2. Baylon dan Maglaya (1978)

Keluarga adalah kelompok atau individu yang tinggal di rumah karena perkawinan, darah atau hubungan adopsi, yang berinteraksi dalam peran masing-masing dan menciptakan dan memelihara budaya.

3. Stuart (1991)

Keluarga mencakup 5 karakteristik, yaitu;

  1. Keluarga adalah unit sistem.
  2. Setiap anggota keluarga mungkin atau mungkin tidak terhubung, atau mungkin dan mungkin tidak selalu tinggal di bawah satu atap.
  3. Keluarga dapat memiliki anak atau tidak memiliki anak.
  4. Ada komitmen dan saling melengkapi di antara anggota keluarga.
  5. Keluarga secara konstan mempertahankan fungsinya dalam hal perlindungan, kebutuhan hidup dan sosialisasi anggota keluarga.
  6. Raisner (1980)

Keluarga adalah sekelompok dua orang atau lebih, masing-masing memiliki hubungan yang terdiri dari seorang ayah, ibu, saudara laki-laki dan perempuan, nenek.

4.  Logo (1979)

Keluarga adalah sistem sosial dan kumpulan beberapa komponen yang saling berinteraksi.

5.  Duvall (1986)

Jelaskan bahwa keluarga adalah sekelompok orang yang menghubungkan pernikahan dan kelahiran, dengan tujuan menciptakan dan memelihara budaya dan hubungan fisik, mental, emosional dan sosial dari setiap anggota keluarga. untuk menjadi lebih baik.

6. Johnson (1992)

Keluarga adalah kumpulan dua orang atau lebih yang memiliki atau tidak memiliki hubungan darah yang sama, yang terlibat dalam kehidupan yang berkelanjutan, hidup di bawah satu atap, memiliki ikatan emosional dan memiliki kewajiban antara satu orang dengan yang lain.

7. Spradley dan Allender (1996)

Keluarga adalah sistem sosial yang terdiri dari individu yang terhubung dan berinteraksi secara teratur. Ini dicapai melalui keberadaan saling ketergantungan dan hubungan untuk mencapai tujuan bersama.

Struktur dan fungsi keluarga

Struktur dan fungsi saling terkait erat dan terus-menerus berinteraksi satu sama lain. Strukturnya didasarkan pada organisasi, yaitu perilaku anggota keluarga dan pola hubungan dalam keluarga. Hubungan yang ada dapat menjadi kompleks, misalnya, seorang wanita dapat menjadi seorang wanita, seorang ibu, menantu perempuan, dll, yang semuanya memiliki kebutuhan, peran dan harapan yang berbeda. Pola hubungan akan mempengaruhi kekuatan dan struktur peran keluarga.

Struktur keluarga dapat diperluas dan dikurangi sesuai dengan kapasitasnya

Keluarga bereaksi terhadap stresor dalam keluarga. Struktur keluarga yang sangat kaku atau sangat fleksibel dapat mengubah atau merusak fungsi keluarga.

Fungsi keluarga yang terkait dengan struktur:

  1. Struktur pasangan: semua keluarga memiliki hak yang sama untuk kebebasan berekspresi (demokrasi)
  2. Struktur yang hangat, penerimaan dan toleransi.
  3. Struktur terbuka dan anggota terbuka: mempromosikan kejujuran dan keaslian.
  4. Struktur yang kaku: suka bertarung dan tergantung pada peraturan.
  5. Struktur bebas: tidak adanya aturan yang diberlakukan (permisivenes)
  6. Struktur kasar: pelecehan (penyiksaan, kejam dan keras)
  7. Lingkungan emosional yang dingin (isolasi, kesulitan menemukan teman)
  8. Disorganisasi keluarga (disfungsi individu, stres emosional)

 

Fungsi keluarga menurut Friedman (1992) adalah:

  • Fungsi afektif dan koping

Keluarga memberi anggota kenyamanan emosional, membantu anggota membangun identitas dan mempertahankan stres.

  • Fungsi sosialisasi.

Keluarga sebagai guru menyampaikan kepercayaan diri, nilai-nilai, sikap dan mekanisme koping, memberikan umpan balik dan memberikan instruksi untuk pemecahan masalah.

  • fungsi reproduksi

Keluarga itu melahirkan anak, tumbuh dan berkembang keturunan.

  • fungsi ekonomi

Keluarga menyediakan pembiayaan untuk anggota keluarga dan kepentingan masyarakat.

  • fungsi fisik

Keluarga menawarkan keamanan dan kenyamanan lingkungan yang mereka butuhkan.

Pertumbuhan, perkembangan dan pemulihan, termasuk penyembuhan penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *